Muktamar PPP VII Ricuh

infoGue | nasional, politic
5 Jul 2011

Bandung- Pembacaan pandangan umum laporan pertanggung jawaban pengurus DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Muktamar VII PPP dan Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, ricuh.

Kericuhan terjadi karena para pengurus cabang tidak diberi kesempatan untuk berbicara dalam pandangan umum tersebut.

“Ini menimbulkan tanggapan yang bersahutan, karena ada cabang yang menginginkan hak suara tidak diberikan karena cabang lebih banyak, tapi yang minta diberi kesempatan bersikeras,” kata Sekretaris Panitia Muktamar PPP, M Romahurmuziy, di Bandung, Senin (04/07).

Menurut Romy, dalam muktamar-muktamar sebelumnya, yang menyampaikan pandangan umum adalah pengurus wilayah, meskipun dia mengakui bahwa semua pengurus cabang memiliki hak biasa (suara).

“Tapi dari enam muktamar sebelumnya, pemandangan umum disampaikan oleh wilayah, begitu pula pemandangan umum di wilayah disampaikan oleh cabang,” jelas Romy.

Incoming search terms:

One Comment

  1. wiro says:

    perlu kedewasaan berfikir bagi para anggota dewan. bagaimana bisa mengurus rakyat dan negara kalau tidak bisa mengatur kadernya ?

Leave a Reply